• 29

    Apr

    Implementasi BIM

    Implementasi BIM yang ideal adalah seperti gambar skema dibawah. Masing-masing bagian (Struktur, Arsitek dan MEP) menggambar model dibawah koordinasi Manager Teknik (3D Coordinator). Konsultan perencana dan pengawas akan mereview dan menyetujui model yang dibuat dari master model di server. Project Manager dan QS (Quantity Surveyor) / Staf Estimator memanfaatkan data dari master model untuk kalkulasi, analisa dan monitor biaya proyek. Model Implementasi BIM Sumber http://www.arup.com
  • 29

    Apr

    Apa yang Akan Anda Pelajari ?

    Building Information Modeling Anda akan belajar membuat model struktur gedung 5 lantai seperti gambar isometrik di atas. Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk gedung tersebut juga akan anda dapatkan secara otomatis dari model tanpa harus melakukan perhitungan manual. Anda hanya perlu mengikuti langkah demi langkah yang diuraikan dalam blog ini. Setelah mengikuti semua langkah yang ada di blog dijamin anda akan familiar dengan program Constructor 2008 dan Estimator 2008 dan bisa mengaplikasikannya di proyek anda sendiri.
  • 29

    Apr

    Konsep Building Information Modeling

    Perkembangan teknologi informasi sekarang memungkinkan kita membuat model Virtual Building di komputer untuk mensimulasikan gedung sebelum dibangun. Teknologi ini berbeda dengan penggambaran CAD yang selama ini kita aplikasikan yang tidak berbeda dengan menggambar manual otomatis dengan teknologi komputer. Tradisional CAD adalah menggambar garis lurus, lengkung, lingkaran dan blok dalam 2 dimensi (2D) yang menggambarkan bagaimana gedung akan dibangun. Dengan teknologi Virtual Building kita menggambar menggunakan elemen gedung seperti kolom, plat, balok, dinding, atap, pintu, jendela, tangga dan objek lainnya. Tiap-tiap objek 3 dimensi (3D) yang kita gambar merepresentasikan elemen gedung dengan perilaku sesuai elemen gedung sebenarnya. Prinsip dasar dari pemodelan BIM adalah kita dapat
  • 19

    Apr

    3. Pekerjaan Balok Sloof

    Pekerjaan balok sloof terbagi atas pekerjaan galian tanah, urugan pasir, lantai kerja, beton, bekisting dan pembesian. Volume beton balok dihitung dengan mengalikan luasan tampang balok dikalikan panjangnya. Luasan lantai kerja adalah lebar balok sloof ditambah 10cm pada kedua sisinya dikalikan dengan panjang balok. Urugan pasir dihitung dari luasan lantai kerja dikalikan dengan tebal urugan pasir rencana. Kemiringan galian tanah adalah 1:2 (1 bagian horisontal dibanding 2 bagian vertikal), volume galian tanah didapat dari lebar balok ditambah lebar galian di permukaan, hasilnya dibagi dua kemudian dikalikan dengan tinggi rencana dari galian tanah dan dikali lagi dengan panjang balok. Luasan bekisting adalah panjang balok sloof dikalikan dengan tingginya. Pembesian balok sloof di
  • 19

    Apr

    2. Pekerjaan Pile Cap

    Pekerjaan pile cap terbagi atas pekerjaan galian tanah, urugan pasir, lantai kerja, beton, bekisting dan pembesian. Volume beton pile cap dihitung dengan mengalikan luas alas dari pile cap terhadap ketinggiannya. Luasan lantai kerja adalah alas pile cap ditambah 10cm pada tiap sisinya, volume lantai kerja didapat dari luasan dikalikan dengan tebal lantai kerja. Urugan pasir dihitung dari luasan lantai kerja dikalikan dengan tebal urugan pasir rencana. Kemiringan galian tanah adalah 1:2 (1 bagian horisontal dibanding 2 bagian vertikal), volume galian tanah didapat dari luas rata-rata alas pile cap dan luas galian di permukaan tanah dikalikan dengan tinggi rencana dari galian tanah untuk pile cap. Luasan bekisting adalah panjang keliling pile cap dikalikan dengan tinggi pile cap
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post